5 Tips Memilih Pinjaman Online yang Tepat

Tips Memilih Pinjaman Online – Dimasa pandemi seperti saat ini, tingkat ekonomi masyarakat mengalami penurunan sedangkan kebutuhan terus meningkat. Hal inilah yang membuat pinjaman online semakin banyak dicari. Demi keamanan masyarakat sebagai nasabah, maka ada baiknya Anda perlu mengetahui dengan benar bagaimana memilih pinjaman online secara resmi berizin dari OJK.

Kenapa harus yang sudah terdaftar di OJK? Hal ini menyangkut dengan data dan keamanan, sementara ketika peruahaan pinjaman online sudah terdaftar di OJK, maka jaminan keamanannya pun terjamin. Seperti yang kita ketahui bersama, ada beberapa pihak yang memanfaatkan kebutuhan masyarakat yang tinggi ini dengan membuat perusahaan pinjaman online ilegal.

Ilegal di sini dalam artian bahwa perusahaan pinjaman online ini belum mengantongi izin dan juga pengawasan dari OJK sehingga sering sekali menjebak dan merugikan masyarakat. Sementara memang banyak masyarakat yang terdesak oleh kebutuhan sering sekali tidak memerhatikan segala risiko tersebut yang penting bisa segera mendapatkan pinjaman. Maka dari itu perlu adanya edukasi di lingkungan masyarakarat yang masih awam mengenai pinjaman online atau pinjol yang aman dan juga legal.

Tips Memilih Pinjaman Online

Untuk bisa terhindar dari jeratan dan juga tindakan penipuan pinjaman online ilegal dan juga abal-abal, maka ada baiknya sebagai masyarakat perlu memperhatikan beberapa tips berikut ini.

1. Fintech Terdaftar di OJK

Sebelum mengajukan pinjalam melalui fintech, Anda perlu memastikan bahwa perusahaan tersebut sudah legal alias memiliki izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai lembawa yang mengawasi kegiatan finansial di seluruh Indonesia. Bagaimana cara memeriksa perusahaan fintech sudah terdaftar OJK atau belum? Silakan buka saja website resmi OJK atau bisa menghubungi melalui sambungan telepon di nomor 157 dan WhatsApp (WA) di 081-157-157-157.

Dengan mengajukan pinjaman melalui perusahaan fintech yang legal, maka masyarakat bisa terhindar dari tindakan penipuan dan juga jeratan bunga yang bengkak. Hal ini dikarenakan OJK akan selalu mengawasi seluruh kegiatan operasional fintech resmi dan juga memberikannya sanksi apabila melanggar aturan.

2. Biaya dan Bunganya Terbuka

Perusahaan fintech yang sudah legal dan juga dipercaya selalu memberikan rincian biaya dan juga suku bunganya secara terbuka dan transparan. Bahkan mereka juga biasanya menyediakan fitur untuk melakukan simulasi pinjaman oleh nasabah agar mengetahui berapa cicilan yang harus dibayar setiap bulannya.

Dengan sifat transparansi ini, maka nasabah akan mengetahui sejak awal apa yang menjadi tanggungan sehingga tidak akan terjadi tindakan penipuan. Fintech pinjol yang resmi terdaftar di OJK tidak membebani masyarakat dengan bunga yang tinggi. Rata-rata suku bunga pinjaman tidak lebih dari 4%, berbeda dengan fintech ilegal yang bisa memberikan bunga sampai 40% dari total pinjaman yang diberikan kepada nasabah.

3. Baca Semua Persyaratan

Setiap kali akan mengajukan pinjaman, biasakan terlebih dahulu membaca dengan teliti semua persyaratan dan ketentuan yang diberikan. Bisa saja terjadi masalah bukan karena tindakan perusahaan pinjol yang menyalahi aturan namun terjadi ketidakpahaman nasabah pada persyaratan peminjaman.

Maka dari itu bacalah semua persyaratan uang dengan teliti, pahami semua poin-poin yang tertulis. Apabila ada beberapa syarat yang tidak dipahami, maka ada baiknya tanyakan langsung melalui CS dari fintech tersebut.

4. Memiliki Aplikasi dan Web Resmi

Salah satu ciri fintech pinjaman online OJK yang resmi dan mengantongi izin adalah memiliki aplikasi dan juga laman website resmi. Aplikasi ini bisa ditemukan dengan mudah melalui Playsotre atau App Store untuk memudahkan proses peminjaman dana.

Sedangkan website digunakan selain sebagai media penawaran produk, biasanya juga digunakan sebagai alat untuk memberi berbagai informasi terkait pinjaman online. Melalui website ini, Anda bisa melihat dan juga membaca berbagai macam produk layanan finansial yang dimiliki oleh fintech tersebut.

5. Memiliki Layanan Konsumen

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, tips memilih pinjaman online yang legal wajib memiliki layanan konsumen atau CS yang mudah diakses oleh nasabah. Layanan konsumen di beberapa fintech biasanya bisa dihubungi melalui email, nomor tertentu, atau datang langsung ke kantor.

Kehati-hatian dalam memilih fintech pinjol selain bisa menguntungkan nasabah, juga bisa membantu perusahaan pinjol yang resmi mendapatkan kepercayaan penuh dari calon nasabah. Lalu, ketika ditanya dimanakan fintech pinjol yang aman dan terpercaya? Singa.id adalah jawabannya.

Singa merupakan salah satu perusahaan finansial berbasis teknologi di Indonesia yang mempertemukan langsung orang yang ingin mengajukan pinjaman dan orang yang ingin memberikan pinjaman. Pengajuan pinjaman di Singa sangat mudah dan tentunya bisa diandalkan karena memiliki Aplikasi Pinjaman Online Terpercaya yang aman dengan user interface mudah.

Dan itu dia tips memilih pinjaman online yang perlu Anda ketahui sebelum memutuskan untuk meminjam. Semoga bermanfaat.

Leave a Comment